KRI Parang-647 Tangkap Kapal Tanker Pengangkut BBM Ilegal Di Selat Sunda

SELAT SUNDA – KRI Parang-647 Tangkap Kapal Tanker Pengangkut BBM Ilegal Di Selat Sunda

Jakarta, 20 Mei 2019,– KRI Parang-647 Satuan Kapal Cepat (Satkat) Koarmada I menangkap Kapal Tanker Pengangkut BBM Ilegal di Selat Sunda, (16/5).

Penangkapan berawal saat KRI Parang-647 melaksanakan patroli terbatas di wilayah Perairan Selat Sunda mendapatkan kontak kapal pada posisi 05º 54’ 85” S – 105º 59’ 65” T. Menindaklanjuti hal tersebut, dengan sigap KRI Parang-647 melaksanakan prosedur Pengejaran, Penangkapan, dan Penyeledikan (Jarkaplid) dilanjutkan dengan Peran Pemeriksaan dan Penggeledahan terhadap muatan, abk dan dokumen kapal tersebut.

Dari hasil penyelidikan tersebut diketahui bahwa MT. MIA diduga melakukan pelanggaran karena tidak memiliki Surat Olah Gerak Kapal, alat labuh jangkar rusak, alat navigasi kapal rusak, kapal tidak memiliki daftar manifest, kapal tidak memiliki daftar Crew List, ABK tidak di sijil, kapal tidak memiliki Delivery Order, kapal tidak memiliki Surat Ijin Pengangkutan Barang Berbahaya, kapal tidak memiliki Surat Ijin Bongkar Muat Barang Berbahaya, kapal tidak memiliki Surat Penunjukan Pengawasan Barang Berbahaya, tidak ada tim pengawas pada saat bongkar, dan tidak ada surat asal usul barang.

Atas dasar dugaan pelanggaran tersebut dan hasil koordinasi dengan Komando Atas, maka Komandan KRI Parang-647 Mayor Laut (P) Robiyanto, S.H., M.Tr.Hanla memutuskan Kapal MT. MIA dikawal menuju Lantamal III Jakarta untuk selanjutnya diserahkan kepada Komandan Lantamal III Jakarta guna proses penyidikan lebih lanjut.

Penangkapan Kapal Motor Tanker tersebut merupakan bentuk komitmen TNI AL dalam hal ini Koarmada I dalam menegakkan kedaulatan dan hukum di laut. Hal tersebut sesuai dengan penekanan yang disampaikan oleh Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono, S.E., M.M., bahwa unsur KRI Koarmada I agar meningkatkan patroli di wilayah perairan barat Indonesia dan tidak ragu dalam menindak tegas segala bentuk pelanggaran dan aktifitas ilegal di laut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *