Pendampingan Petani, Peran Penting Babinsa Sukseskan Swasembada Pangan

BALI ,  – Program pendampingan Upaya Khusus (Upsus) kepada para petani, merupakan salah satu peran penting Babinsa dalam rangka mensukseskan swasembada pangan.

Demikian kata Asisten Teritorial Kasad (Aster Kasad) Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari, S.I.P., M.Si., kepada 400 Babinsa Jajaran Kodam IX/Udayana, yang disampaikan oleh Kapendam IX/Udayana, Kolonel Kav Jonny Harianto G, S.I.P., dalam rilis tertulisnya di Makodam IX/Udy, Bali, Jumat (5/7/2019).

Diungkapkan Kapendam, pernyataan tersebut disampaikan Aster Kasad saat membuka sosialisasi pendampingan AD telah menunjukan prestasi memuaskan dalam menyukseskan program swasembada pangan, dengan terus melakukan pendampingan kepada petani Upsus tersebar bidang pertanian TA 2019, yang diikuti 400 Bintara Pembina Desa (Babinsa) Jajaran Kodam Udayana, bertempat di Aula I Gusti Ngurah Rai, Rindam IX/Udayana, Denpasar, Bali, Kamis (4/7/2019).

Dalam sambutannya, Aster Kasad mengatakan bahwa, sejak dimulainya kerjasama antara TNI AD dengan Kementar RI empat tahun lalu, TNI AD telah menunjukan prestasi memuaskan dalam menyukseskan program swasembada pangan, dengan terus melakukan pendampingan kepada petani

Salah satu peran penting dalam mendukung program tersebut, terletak pada aparat kewilayahan, dalam hal ini Babinsa. Dimana Babinsa tanpa kenal lelah terus melakukan pendampingan kepada para petani di wilayah yang menjadi tanggung jawab tugasnya.

“Program pendampingan Upsus yang dilakukan TNI AD tahun demi tahun telah menunjukan hasil yang positif, terlebih tahun 2018. Ini harus kita syukuri,” katanya.

“Keberhasilan tersebut, tidak terlepas dari kerja keras para Babinsa di lapangan,” tegasnya.

Kepada 400 Babinsa yang hadir, Mayjen TNI Bakti Agus pun berpesan agar mereka turus dorong para petani untuk melaksanakan budaya tanam serentak dan meningkatkan luas tambah tanam (LTT).

“Bantu pembangunan infrastruktur jaringan irigasi tersier seperti embung, _long storage_, parit, dan sebagainya,” pesannya.

Selanjutnya, papar Bakti Agus, Babinsa jangan berhenti untuk kawal terus pendistribusian (Saprodi) yaitu pupuk dan benih secara simpatik dan berkoordinasi dengan instansi terkait.

“Kawal terus pendistribusian Saprodi, koordinasi dengan instansi terkait,” pesannya.

Lebih lanjut disampaikan Aster Kasad, para Babinsa harus mengoptimalkan Brigade Alsintan Kodim guna mendukung percepatan tanam, serta tingkatkan indeks pertanian dan tanam serentak.

Petakan potensi hasil panen tiap-tiap daerah dan laksanakan mekanisme rantai penyerapan gabah/beras secara terjadwal.

“Rangkul petani dan pengusaha agar menjual gabah/beras ke Bulog terutama bagi mereka yang mendapat bantuan dari pemerintah,” tandasnya.

Apabila semuanya telah dilaksanakan, kata Aster, diharapkan target dari program pertanian tersebut akan tercapai. Yang pada akhirnya dapat membuat Negara Indonesia menjadi negara yang berswasembada pangan.

Perlu diketahui, dalam acara sosialisasi tersebut juga dilakukan penyerahan Sarana Produksi (Saprodi) pertanian secara simbolis, dalam rangka Lomba Demplot Bali dan Nusra dari Aster Kasad kepada perwakilan Babinsa Kodim jajaran Kodam IX/Udayana.

Prosesi penyerahan tersebut disampaikan oleh Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri, Dirjen PSP Kementrian RI Dr. Sarwo Edhy, S.P, M.M., Danrem 163/Wira Satya, Danrindam IX/Udayana, Aster Kasdam IX/Udayana, Paban III/Wanwil Sterad, Paban IV/Komsos Sterad, _CEO_ Talita Grup.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *